Anggota DPRD Kalimantan Timur Fadly Imawan menekankan pentingnya pemanfaatan inovasi digital sebagai strategi menjaga eksistensi sekaligus mengembangkan kebudayaan daerah di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Menurutnya, tanpa sentuhan inovasi, budaya lokal berisiko tertinggal dan kehilangan daya tarik di era digitalisasi yang kian masif.

Fadly menilai upaya pelestarian budaya tidak cukup jika hanya berhenti pada kegiatan seremonial atau pameran simbolik. Kebudayaan, kata dia, perlu dikembangkan secara kreatif agar mampu memberi nilai tambah nyata, termasuk membuka peluang sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat.

Ia menggarisbawahi bahwa selama ini budaya kerap dipersepsikan sebagai sesuatu yang kaku dan hanya muncul dalam acara-acara formal. Padahal, dengan pendekatan yang tepat, budaya dapat diposisikan sebagai aset produktif yang menopang pembangunan ekonomi daerah dalam jangka panjang.

Pemanfaatan teknologi digital dinilai dapat menjadi pintu masuk bagi transformasi tersebut. Fadly menyebut integrasi budaya dengan platform digital berpotensi menjadikan sektor kebudayaan sebagai ladang ekonomi yang menjanjikan, sekaligus memperluas jangkauan promosi budaya daerah.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kemajuan platform digital membuka ruang yang luas bagi kebudayaan lokal untuk dikenal lebih jauh, tidak hanya oleh masyarakat setempat, tetapi juga oleh generasi muda dan publik internasional. Sinergi antara budaya dan teknologi ini dipandang penting untuk menciptakan ekosistem kebudayaan yang berkelanjutan serta memiliki daya saing di tingkat global.(balqis)