Jakarta – Saham-saham perbankan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) memimpin penguatan pasar saham pada perdagangan Kamis pagi, 15 Januari 2026. Lonjakan saham bank pelat merah tersebut mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat hingga menembus level 9.085.
Berdasarkan pantauan perdagangan hingga pukul 10.15 WIB, saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) tercatat menguat 190 poin atau sekitar 4,36 persen. Sementara itu, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik 120 poin atau 3,23 persen, dan saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menguat 185 poin atau 3,82 persen.
Penguatan saham-saham perbankan tersebut menjadi penopang utama pergerakan IHSG yang melanjutkan tren positif sejak pembukaan perdagangan. IHSG dibuka naik 39,72 poin atau 0,44 persen ke level 9.072,30, sebelum bergerak lebih tinggi seiring meningkatnya minat beli investor pada saham perbankan besar.
Dari sisi aktivitas pasar, tercatat sebanyak 290 saham menguat, 70 saham melemah, dan sisanya bergerak stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp 459,8 miliar dengan volume perdagangan 648,1 juta saham dalam 59.150 kali transaksi.
Penguatan lanjutan ini terjadi setelah pada perdagangan sebelumnya, Rabu (14/1/2026), IHSG untuk pertama kalinya ditutup di atas level 9.000. Indeks ditutup menguat 0,94 persen atau bertambah 84,28 poin ke posisi 9.032,58. Seiring dengan itu, kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia kini tercatat mencapai Rp 16.459 triliun.
Pelaku pasar menilai sektor perbankan, khususnya bank-bank Himbara, masih menjadi tulang punggung penguatan IHSG. Fundamental yang relatif solid, skala usaha besar, serta peran strategis dalam perekonomian nasional menjadikan saham perbankan tetap menarik di tengah dinamika pasar global.
Ke depan, pergerakan IHSG diperkirakan akan tetap dipengaruhi oleh kinerja saham-saham perbankan utama, arus dana investor, serta sentimen ekonomi domestik dan global yang berkembang.

















Tinggalkan Balasan