Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat hampir 1 persen pada sesi pertama perdagangan awal 2026. Penguatan ditopang mayoritas sektor saham, dengan sektor transportasi mencatat lonjakan tertinggi. Sejumlah saham berkapitalisasi menengah mencetak kenaikan tajam hingga di atas 20 persen.
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan sesi I Jumat (2/1/2026) dengan penguatan signifikan. Indeks naik 77,9 poin atau 0,9 persen dan bertengger di level 8.724,9.
Sepanjang sesi pertama, IHSG bergerak fluktuatif dalam rentang 8.664 hingga 8.728. Aktivitas transaksi tercatat cukup ramai, mencerminkan tingginya minat investor di awal tahun.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, sebanyak 24,2 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp 11,7 triliun dan frekuensi 1,7 juta kali transaksi.
Dari sisi pergerakan saham, 487 saham menguat, 228 saham melemah, dan 243 saham stagnan, menunjukkan dominasi sentimen positif di pasar.
Mayoritas Sektor Menguat
Penguatan IHSG didorong mayoritas sektor saham. Sektor transportasi memimpin reli dengan lonjakan 5,01 persen.
Penguatan juga terjadi pada sektor barang konsumen primer 3,14 persen, sektor energi 2,60 persen, sektor barang baku 2,33 persen, sektor teknologi 2,31 persen, sektor perindustrian 1,87 persen, sektor infrastruktur 1 persen, sektor barang konsumen non-primer 0,90 persen, serta sektor properti 0,54 persen.
Sementara itu, tekanan jual masih membayangi sektor kesehatan yang terkoreksi 0,98 persen, serta sektor keuangan yang melemah 0,85 persen.
Daftar Saham Top Gainers
Sejumlah saham mencatatkan lonjakan harga tajam dan masuk jajaran top gainers pada sesi I perdagangan.
Saham PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) memimpin penguatan setelah melonjak 24,26 persen ke level Rp 845 per saham.
Penguatan signifikan juga dicatat PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD) yang naik 23,38 persen ke Rp 190, serta PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) yang menguat 20,93 persen ke Rp 312.
Selanjutnya, saham PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB) melonjak 20,16 persen ke Rp 298, dan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) naik 20,12 persen ke level Rp 1.015.
Saham Top Losers
Di sisi lain, tekanan jual menekan sejumlah saham yang masuk daftar top losers.
Saham PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) terkoreksi paling dalam dengan penurunan 13,17 persen ke Rp 2.900.
Penurunan juga dialami PT Era Digital Media Tbk (AWAN) yang turun 7,87 persen ke Rp 199, serta PT Chitose International Tbk (CINT) yang melemah 7,38 persen ke Rp 226.
Saham PT Pudjiadi Prestige Tbk (PUDP) turun 7,02 persen ke Rp 530, diikuti PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) yang melemah 6,94 persen ke Rp 456.


















Tinggalkan Balasan