Prediksi IHSG 19 Februari 2026 menjadi perhatian pelaku pasar menjelang pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia. Investor menanti arah kebijakan suku bunga acuan yang dijadwalkan diumumkan pada Rabu (19/2/2026).
Pada penutupan perdagangan Jumat (13/2/2026), indeks harga saham gabungan (IHSG) terkoreksi 53,08 poin atau 0,64 persen ke level 8.212,2. Pelemahan terjadi seiring sikap hati-hati investor menjelang libur panjang. Di saat yang sama, nilai tukar rupiah melemah ke Rp 16.825 per dolar AS.
Phintraco Sekuritas dalam risetnya yang dirilis Selasa (17/2/2026) memperkirakan Bank Indonesia masih mempertahankan BI Rate di level 4,75 persen. Keputusan tersebut dinilai akan menjadi sentimen penting bagi pergerakan pasar saham domestik.
Sementara itu, MNC Sekuritas melihat peluang penguatan IHSG pada perdagangan Rabu (18/2/2026). Dalam skenario optimistis, indeks diperkirakan mampu melanjutkan kenaikan ke rentang 8.377 hingga 8.440. Namun investor tetap diminta mewaspadai potensi koreksi lanjutan ke area 8.098–8.155, dengan level support di 7.863 dan 7.712 serta resistance di 8.354 dan 8.517.
Di tengah dinamika tersebut, KB Valbury Sekuritas merekomendasikan enam saham pilihan untuk dicermati.
Pada saham United Tractors Tbk (UNTR), strategi yang disarankan adalah trading buy dengan target harga 30.100. Area masuk berada di kisaran 28.600–29.400, dengan batas bawah 28.600 dan stop loss di 27.100.
Untuk Aneka Tambang Tbk (ANTM), disarankan trading buy dengan target 4.130. Area beli berada di 3.990–4.050 dan stop loss di 3.850.
Saham Timah Tbk (TINS) juga direkomendasikan trading buy dengan target 4.180. Investor dapat mempertimbangkan masuk di 3.990–4.050 dengan stop loss 3.800.
Untuk Semen Indonesia Tbk (SMGR), strategi buy on weakness dinilai relevan dengan target 3.180. Area beli berada di 2.960–3.010 dan stop loss di 2.740.
Selanjutnya, Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) direkomendasikan trading buy dengan target 1.405. Rentang masuk 1.345–1.365 dan stop loss 1.285.
Adapun Vale Indonesia Tbk (INCO) dinilai menarik untuk trading buy dengan target 7.325. Area beli berada di 6.800–6.975 dengan stop loss di 6.275.
Pelaku pasar kini menanti kepastian arah kebijakan suku bunga Bank Indonesia. Keputusan RDG BI diperkirakan akan menjadi katalis utama yang menentukan arah pergerakan IHSG dalam jangka pendek.









Tinggalkan Balasan