Media KampungPersib Bandung memastikan tetap menggunakan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sebagai markas di AFC Champions League Two 2026-2027. Meski ada rencana renovasi rumput, manajemen Maung Bandung mengupayakan agar GBLA bisa dipakai tepat waktu.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyatakan prioritas utama adalah GBLA. Pernyataan itu disampaikan setelah muncul pertanyaan soal kesiapan stadion menyusul perbaikan lapangan.

Manajemen Persib sedang menyiapkan perbaikan menyeluruh kualitas lapangan GBLA. Renovasi dilakukan agar stadion memenuhi standar pertandingan level Asia yang lebih tinggi.

Sebagian suporter sempat bertanya-tanya soal peluang pindah kandang. Nama Stadion Si Jalak Harupat disebut sebagai opsi jika renovasi GBLA tidak selesai tepat waktu.

Namun, Adhitia menegaskan perpindahan venue untuk kompetisi Asia tidak sederhana. Ada proses administrasi dan verifikasi yang harus dilalui sebelum stadion baru bisa digunakan.

“Gini, jadi kalau di Asia itu enggak sesederhana pindah lapangan itu pindah. Ada standar yang mesti dipenuhi oleh si stadionnya,” ujar Adhitia di Jakarta, Jumat (5/6/2026).

“Plus kita mesti registrasi, ada verifikasi ulang dan segala macam. Jadi kita enggak bisa bilang ‘Ah lapangnya belum siap, kita pindah aja ke yang lain’, itu enggak bisa. Jadi ada verifikasi ulang mesti dilakukan, ada step by step mesti kita hadapi,” tambahnya.

Karena itu, Persib fokus mempercepat penyelesaian renovasi GBLA. Manajemen ingin memastikan lapangan siap sebelum jadwal pertandingan melawan Manila Digger pada 12 Agustus 2026.

Sementara itu, Persija Jakarta menyiapkan dua stadion sebagai markas di musim baru. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, termasuk jadwal padat dan kondisi stadion utama.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.